Inilah hakekat sesungguhnya dari pertumbuhan ekonomi, yaitu pendapatan lebih pada suatu kelompok masyarakat cenderung menciptakan lapangan kehidupan pada kelompok lainnya. Contohonya dapat kita lihat pada kehidupan masyarakat maju dan kaya yang kehidupannya menuntut adanya fungsi-fungsi dan kegiatan baru seperti industri pariwisata, hiburan, kesenian, dan berbagai kegiatan jasa lainnya.
Kegiatan-kegiatan tersebut adalah sesuatu yang tidak terdapat pada masyarakat yang masih miskin, yang masih harus bergulat dengan mempertahankan kehidupan biologisnya saja. Dengan kata lain dapat pula dikatakan bahwa kegiatan baru tersebut bukan bagian dari suatu kehidupan yang vital sifatnya.
Di negara-negara yang sudah sangat kaya dan modern, peranan kegiatan-kegiatan non-vital ini sudah sangat luas dan merusak ke dalam kehidupan masyarakatnya. Suatu bagian yang sangat besar dari masyarakat menggantungkan hidupnya pada kegiatan-kegiatan non-vital ini. Namun, perlu disadari bahwa kegiatan non-vital ini adalah kegiatan yang paling rapuh sifatnya.
Dalam keadaan normal, kegiatan yang bersifat meningkatakan kualitas hidup ini memang sangat menyenangkan. Betapa tidak, ia selalu ceria, kemilau, dan bergelimang berbagai kenikmatan. Namun, bilamana suatu krisis datang mengancam, maka tak pelak lagi jenis kegiatan inilah yang pertama-tama akan ditinggalkan orang dan berantai pengaruhnya.
Bayangkan saja ketika dalam keadaan krisis, kegiatan-kegiatan seperti bioskop, nite-club, show, dan sebagainya sudah akan terpaksa tutup. Dalam tingkat krisis yang lebih tinggi, perhatian orang akan fotografi, permainan anak-anak, alat kesenangan, perabot rumah, dan sebagainya akan merosot secara drastis dan tentunya kegiatan di bidang itu pun terpaksa terhenti. Sudah dapat kita bayangkan, ketika dalam tingkat krisis yang tertinggi, hanya kegiatan yang bersifat vital saja yang masih dapat bahkan harus berjalan.
Dari gambaran ini dapat kita simpulkan bahwa suatu masyarakat modern yang kaya dilihat sepintas memang sangat menggiurkan karena bergelimang warna-warni kemilau, keceriaan, dan gelak tawa yang berderai-derai. Namun, sesungguhnya bagian terbesar dari kehidupan itu sangat rapuh sifatnya. Suatu sentuhan akan meruntuhkan segalanya ibarat gelembung sabun yang akan hancur lebur bila kena tiupan angin.
Dari buku Sejumlah Masalah di Perkotaan.
Note: Masyarakat saat ini sangat rentan jatuh melihat banyaknya dunia hiburan di sekeliling mereka. Ketika dunia hiburan menghilang, mereka akan kebingungan lantaran terbiasa hidup menyenangkan, tak tahu apa yang harus dilakukan. Akan banyak pertanyaan senada, "Apa yang harus kulakukan?" padahal masalah bertumpuk-tumpuk harus diselesaikan di sekitar mereka.