Senin, 01 Agustus 2011

Surat Waktu

Assalsmu'alaikum
Sayup-sayup kipas angin menderu, terbangkan nyamuk dalam kamarku. Entah, di awal bulan yang mulia ini, aku teringat banyak hal. Sembari hafalan ayat-ayat Quran, konsentrasiku terbelah. Aku ingin curahkan ingatanku yang membuatku tak tidur. Dalam selembar blog ini, kutuliskan "Surat Waktu", apa-apa yang aku alami setahun terakhir..

Surat 1. Pra Perisai
Hari itu hari kesekian kalinya aku jejakkan langkahku di Smala. Dengan santainya, aku duduk di kelas tunggu, menunggu kejutan dibalik pintu yang tertutup. Guyonan-guyonan yang asik pun terasa garing. Entah, kenapa kelas ini terasa tegang. Banyak yang membisu, yang terdengar hanya PK/KW yang berusaha menghibur dan diselingi suara-suara keras di luar sana. Maka, datanglah kartu identitas. Masing-masing menerima kertas yang sama. Perisai segi lima. Dan satu-persatu kami -murid baru- keluar dari kelas, memenuhi panggilan.

Ketegangan pun mulai terasa. Tak kusangka, instruksi yang kami terima sangat berbeda dengan yang kubayangkan. Teriakan suara pun bersahut-sahutan. Kulihat koridor terasa begitu panjang. Aku pun menarik nafas panjang, dan segera memenuhi panggilan yang memaksa.

Setelah berjalan dengan penuh konsentrasi -tak mengingat apapun selain ini-, aku pun tersenyum. Tersenyum karena baru kali ini aku rasakan hal yang begitu 'wah'. Seyuman ini sangat terasa ketika mas KW dan mas-mas Samurai memberiku semangat. Ya, senyuman yang lugu ini mengantarkanku pada ketenangan. Ketenangan yang akan hilang tak lama lagi.

Surat 2. Perisai
Pagi yang dingin kala itu masih melekat dalam ketenanganku. Cahaya merah di langit pudar akan hadirnya langit biru. Berpacu dengan waktu, baru kali ini aku merasakan kecepatan motor lebih dari 60km/jam. Akhirnya sampai juga di Smala. "Selamat datang generasi hebat calon pemimpin peradaban". Spanduk itu tak terbaca karena aku berlari menuju suatu tempat.

Dan itulah awalnya. Tak kusangka, tulisan ini akan memakan banyak waktu. Aku tersadar, sekarang masuk larut malam. Pikranku mulai lelah, sepasang mata ini ingin menarik diri..

Perisai, Samurai, Cheerliar, LDKMS, Sekbid IV, komputer, SS dan kepanitiaan. Aku khawatir, surat ini malah tak jadi tertulis karena aku tertidur di antara ketikan keyboard.. 

Ya, setahun itu begitu lama. Aku merasakannya, aku melewati banyak hal. Dan sekarang, hal baru muncul.
-Adik kelas-
Di antara menuntut ilmu, di antara kegiatan non-akademis, tanggung jawab semakin besar..

Bismillahirrahmanirrahim..

Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar