Jumat, 26 Agustus 2011

Tips Internetan Murah Kartu AHA

Assalamu'alaikum

Sore yang cerah, di antara bising televisi, pompa air dan kendaraan yang berlalu lalang. Sesosok berbaju hitam duduk di depan laptop. Ya, Ia adalah aku. Ya, aku. Sambil menunggu adzan Magrib tiba, aku tuliskan sebuah pengalaman. Semoga bermanfaat buat pemakai kartu AHA. Silahkan disimak..

Awalnya mencoba-coba. Ia mencoba mengubah HP-nya menjadi sebuah modem. Memang, ia berhasil. Namun dengan kecepatan yang begitu minim, ditambah koneksi yang sering putus, ia hentikan eksperimennya. Ia teringat akan kejadian tak sengaja sewaktu menemani temannya membeli ponsel di sebuah toko ponsel. Ia melihat sebuah modem CDMA, dengan harga yang ekonomis, dibawah 200 ribu. Fantastis, ia pun mulai jarang makan siang atau sekedar membeli makanan ringan di sekolah karena ia menyisihkan uangnya untuk membeli modem tersebut. Apalagi, kebutuhannya akan internet cukup besar, sehingga di sekolah ia mencoba browsing mencari modem CDMA dengan harga ekonomis.Opini demi opini, ia kumpulkan. Mulai dari forum kaskus, postingan di blog, hingga komentar akan sebuah produk modem dari situs jual-beli elektronik. Ia mendapatkan informasi yang sama. Setelah terkumpul 200 ribu, ia pun mulai memberanikan diri untuk membeli modem.

Ternyata benar, modem Venus VT80n yang dibelinya di Hitech Mall -sebagai pusat elektronik di Surabaya- berharga di bawah 200 ribu. Tepatnya Rp 170.000,00. Setelah proses tawar-menawar yang sedikit sulit, -yah, harganya sama- Alhamdulillah, sebuah impian sejak SMP terkabulkan.


Hari demi hari, kejenuhan mulai mendatanginya. Paket internet StarOne tetap saja seperti memakai HP, koneksi lambat dan sering putus. Berkali-kali unduhannya gagal, sehingga ia memutuskan kembali ke Hitech Mall untuk konsultasi. Dan setelah konsultasi, ia mencoba membeli sebuah perdana yang penggunanya masih belum begitu banyak. Masih baru, harga ekonomis dan mempunyai banyak opini lebih positif. Kartu AHA.

Sepulang dari Hitech Mall, ia mengikuti seluruh prosedur yang ada untuk aktivasi internet. Namun ada sedikit yang kurang memuaskan, pemberian bonus internet seharian terlambat belasan jam. Karena ketidaktahuan, pulsa yang awalnya terisi penuh tak sadar tiba-tiba lenyap dalam sehari. Namun, ia kembali merogoh sisa tabungannya untuk membeli pulsa untuk membeli paket internet unlimited sebulan. Ia memilih paket Ekonomis bulanan dengan kecepatan hingga 200 Kbps -namun karena di pinggir kota, kecepatan rata-rata 80 Kbps- dengan tarif Rp 80.000,00. Puass!!

Belasan hari kemudian, ia mulai mengerutkan alisnya. Ternyata, paket unlimited ini ada kuotanya. Untuk paket ini, dikenai kuota 6 GB. Sisa waktu unlimited setelah kuota habis pun hanya bisa membuka situs-situs entheng, seperti m.facebook.com. Itupun harus menunggu sedikit lama.

Beberapa minggu setelah terjebak dalam lingkaran kuota yang harus menghemat pemakaian, ia terpikirkan sesuatu yang mampu mengeluarkannya dari masalah. Ia pun membandingkan paket ekonomis bulanan dengan harian:

Lalu ia menghitung, bagaimana caranya mendapat internet nyaman dengan tarif tiap bulan yang sama. Lihat hasilnya:
Rp 80.000,00 / Rp 4.000,00 = internetan 20 hari tiap bulan
500 MB * 20 = kuota internet 10 GB tiap bulan

Lalu, dikemanakan 10 hari yang hilang? Ia pun membaginya per minggu. Yaitu, ia harus bersabar untuk tidak berinternetan selama 2 hari tiap minggu. Jadi, tiap minggu ia membeli pulsa senilai Rp 20.000,00 untuk 5 hari berinternet ria. Namun perhitungannya tidak berhenti sampai di sini saja. Sewaktu ia sedang memasuki ruangan yang membuat pikirannya rileks, ia terpikirkan paket AHA unlimited yang lain. Ia menemukan bahwa internetan dengan paket Dinamis harian lebih mahal dibanding dengan paket yang lainnya. Mau mencoba?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar